"Siapa Pengasuh Anak kita nanti ayah ? "
Memasuki tantangan komunikasi produktif hari ke 3, hal terkait pengasuh lah yang kami diskusikan
Saya dan suami menjalani LDM dari sejak awal kami menikah, karena memang kondisi seperti ini lah yang harus kami jalani. Saya di Bandung dan Saumi di Surabaya. Saat ini kami hanya komunikasi melalui handphone baik itu chatting maupun Video Call.Alhamdulillah, Jarak yang jauh selalu mendekatkan kami menjadi sangat lebih dekat I Love You Suami ... ^_^ .
Dengan kondisi yang saat ini sedang mengandung anak pertama 25 Weeks, rasanya butuh perhatian dan pengertian dari suami yang terus menerus, hanya memang kan tidak selamanya apa yang kita inginkan menjadi. Disinilah, dengan adanya komunikasi produktif yang sedang saya coba terapkan sangat berguna sekali, karena saya bisa menjadi lebih sabar, terutama ketika perhatian suami berkurang karena peekrjaan, saya coba menempatkan posisi diri saya ada pada Suami, alhamdulillah hasilnya lebih membuat hati tenang ya.. :D
Kembali lagi ke perihal pengasuh . Hari ini sepulang dari rumah ibu ( kebetulan weekend waktu nya mengunjungi orang tua) saya berdiskusi dengan suami terkait dengan siapa yang akan kami percaya untuk menjaga anak kami setelah saya selesai melahirkan kelak. Proses diskusi pada awalnya berjalan dengan saya yang memonopoli pembicaraan ( kebiasaan ), Namun makin lama pembicaraan makin hangat .hahah.. suami mulai membuka sudut pandang dia, apa yang harus di lakukan saat nanti waktu cuti habis, dan saya pun menyampaikan keinginan agar suami bisa mendapat pekerjaan di Bandung, sehingga kita bisa sama sama mendidik anak nantinya tanpa harus LDM lagi ( lagi lagi kalo bahas gini, biasanya nada meninggi.. hahah.. maafkan ya pak istrimu harus banyak belajar sabar dan berkomunikasi produktif), saat pembicaraan tadi berjalan begitu tenang sekali ..
kiss kiss lagi buat bapak suami...
Ternyata memang ketika kita menerapkan komuniaksi yang produktif dampak positifnya lebih banyak. Masing masing personal akan tanpa disadari membuat mengurangi emosi yang tidak perlu dan saling mengerti FoE dan FoR kita ya..
Saya masih harus banyak belajar lagi menjadi seorang istri yang biak, seorang ibu yang profesional dan berkomunikasi produktif yang harus di terapkan.
#hari3
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
#gamelevel1

Tidak ada komentar:
Posting Komentar