Senin, 05 September 2011

Termometer


Judulnya ajah sudah termometer...gak jauh jauh bakalan bahas mengenai termometer suhu, tepatnya pembacaan termometer suhu....:d

ni cerita bermula dari awal shift saat aku lagi liat laporan shift sebelumnya..."agak rancu" kok bisa disitu dutulis 23.5 serajat. sedang alat ukur yang kita pake itu termometer...gimana indikatornya dapet bilangan koma yah??(berfikir berfikir brfikir...)...

Suhu menunjukkan derajat panas benda. Mudahnya, semakin tinggi suhu suatu benda, semakin panas benda tersebut. Secara mikroskopis, suhu menunjukkan energi yang dimiliki oleh suatu benda. Setiap atom dalam suatu benda masing-masing bergerak, baik itu dalam bentuk perpindahan maupun gerakan di tempat berupa getaran. Makin tingginya energi atom-atom penyusun benda, makin tinggi suhu benda tersebut.

Suhu juga disebut temperatur yang diukur dengan alat termometer

Ciri termometer suhu (Raksa) :
- Menggunakan gelembung besar (bulb) pada ujung bawah tempat menampung cairan, dan tabung sempit (lubang kapiler) untuk menekankan perubahan volume atau tempat pemuaian cairan.
- Berdasar pada prinsip suatu cairan volumenya berubah sesuai temperatur. Cairan yang diisikan kadang-kadang alkohol yang berwarna tetapi juga bisa cairan metalik yang disebut merkuri, keduanya memuai bila dipanaskan dan menyusut bila didinginkan
- Ada nomor disepanjang tuba gelas yang menjadi tanda besaran temperatur.
- Keutungan termometer bulb antara lain tidak memerlukan alat bantu, relatif murah, tidak mudah terkontaminasi bahan kimia sehingga cocok untuk laboratorium kimia, dan konduktivitas panas rendah.
- Kelemahan termometer bulb antara lain mudah pecah, mudah terkontaminasi cairan (alkohol atau merkuri), kontaminasi gelas/kaca, dan prosedur pengukuran yang rumit (pencelupan).
- Penggunaan thermometer bulb harus melindungi bulb dari benturan dan menghindari pengukuran yang melebihi skala termometer.

Sumber kesalahan termometer bulb ( raksa):

- time constant effect, waktu yang diperlukan konduksi panas dari luar ke tengah batang kapiler
- thermal capacity effect, apabila massa yang diukur relatif kecil, akan banyak panas yang diserap oleh termometer dan mengurangi suhu sebenarnya
- cairan (alkohol, merkuri) yang terputus
- kesalahan pembacaan
- kesalahan pencelupan


Nah, disinilah aku akan nyorotin masalah kesalahan pembacaa..Dalam membaca termomter yang notabene nya merupakan indikator pengukuran dengan menggunakan garis ( seperti garis timbangan), tidak bisa di pastikan saat jarum berada diantara 2 garis itu adalah nilai 0.5...kecuali jika pada digital, dapat kita ambil satu nilai yang mendekati. Tetapi jika pada alat ukur garis rancu jika di gunakan nilai nilai desimpal. Iya kalo itu 0.5.. kalo 0.7, 0.8 gimana??Kesalahan pembacaan pada termometer. Ini yang sering terjadi...

Hanya berbagi pengalaman, jika ada kesalahan mohon maaf dan koreksinya yaaaa...

Semangat

Jababeka.06 September 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Fitrah Seksualitas ( Review Kelompok 10 )

#bunda sayang #fitrah seksualitas #game level 11